TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI PENYU DI PANTAI BINASI KABUPATEN TAPANULI TENGAH
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi penyu di Pantai Binasi, Kabupaten Tapanuli Tengah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan strategi peningkatan partisipasi masyarakat. Penelitian dilaksanakan pada bulan November–Desember 2025 dengan menggunakan pendekatan mixed methods yang mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui survei kuesioner terhadap 60 responden masyarakat pesisir, wawancara mendalam, dan observasi lapangan, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari instansi terkait. Tingkat partisipasi dianalisis berdasarkan tahapan pengelolaan konservasi yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi penyu di Pantai Binasi berada pada kategori sangat rendah, dengan persentase partisipasi sebesar 13% pada tahap perencanaan, 8% pada tahap pelaksanaan, dan 17% pada tahap pengawasan. Rendahnya partisipasi dipengaruhi oleh berhentinya program konservasi yang terstruktur, keterbatasan kondisi ekonomi masyarakat, rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan konservasi, lemahnya dukungan kelembagaan, serta degradasi habitat peneluran penyu. Meskipun demikian, masih terdapat potensi modal sosial berupa pengawasan informal oleh sebagian masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat memerlukan revitalisasi kelembagaan konservasi, peningkatan kapasitas dan pengetahuan masyarakat, pengembangan alternatif ekonomi berbasis ekowisata penyu, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat lokal..