ANALISIS POTENSI LESTARI SUMBERDAYA IKAN PELAGIS BESAR DI PERAIRAN BARAT SUMATERA: STUDI KASUS DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA SIBOLGA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi lestari (Maximum Sustainable Yield) dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan pelagis besar yang meliputi ikan tuna (Thunnus sp), cakalang (Katsuwonus pelamis), dan tongkol (Euthynnus affinis) di perairan barat Sumatera dengan studi kasus di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juni 2025 menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan studi kasus. Data yang digunakan meliputi data logbook dan statistik tahunan PPN Sibolga tahun 2020–2024. Analisis dilakukan melalui perhitungan Catch Per Unit Effort (CPUE), Maximum Sustainable Yield (MSY), Jumlah Tangkapan yang Diperbolehkan (JTB), dan tingkat pemanfaatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren produksi ikan pelagis besar di PPN Sibolga mengalami fluktuasi dari tahun 2020 hingga 2024, dengan kecenderungan peningkatan signifikan pada tahun 2023–2024. Nilai tingkat pemanfaatan ikan tuna, cakalang, dan tongkol berada pada kategori rendah hingga sedang (di bawah 66,6%), yang mengindikasikan bahwa upaya penangkapan masih dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil optimal tanpa mengancam keberlanjutan stok. Berdasarkan nilai MSY dan JTB yang diperoleh, pemanfaatan sumber daya ikan pelagis besar di perairan barat Sumatera masih berada dalam batas aman dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.